Teman, ini yang kulihat...
Teman, ini yang kurasakan..
Teman, ini yang kulakukan..
---------
Yah, mungkin diantara kalian berdua aku hanya penghalang semu...
Yah, kalian bersua dan sekarang aku sendiri yang ditinggalkan di belakang panggung..
Hahhh...
Aku terlupakan.. Aku terhilang..
Aku tidak mau menghancurkan harmoni yang terjalin diantara kalian..
Sudah terajut terlalu rapat..
Jadi aku memandang langit-langit ruangan..
Jadi aku sibuk dengan pena dan kertasku..
Jadi aku mengetuk meja untuk menghilangkan sepi..
Yah, aku berteman dengan bunyi itu..
Biarkan kalian berceloteh dan aku mengetuk..
Biarkan kalian tersenyum dan aku menunduk..
Biarkan kalian tertawa dan aku memalingkan tatapanku..
Biarkan kalian bahagia dan aku menutup telingaku rapat-rapat..
Biarkan kalian terang dan aku berkubang dalam suram..
ƗƗɑƗƗɑƗƗɑƗƗɑƗƗɑƗƗɑ.. Tawaku hambar dalam sunyi..
Aku ditinggal...
Tidak,
Aku tertinggal..
Aku ingin kembali. Aku ingin bersama. Tapi apakah kalian mengizinkan?
Tawa yang kau arahkan kepadaku tak seperti kau rela..
Aku pun masih bertanya-tanya...
Aku ingin kembali, tapi aku tak berani...
Aku ingin kembali, tapi aku tak mengerti...
Aku ingin kembali, tapi aku tak mengetahui, apakah kalian menerimaku sekarang ini?
Aku masih bertanya-tanya di dalam hatiku sendiri...
Sincerely, your friend..
---JW---